Santirah Pangandaran, Wisata seru menyusuri sungai dengan pemandangan menakjubkan.

Bermain air dan menikmati keindahan Alam yang menakjubkan di Bumi pangandaran





Mari kita ngeteng Ke Santirah....

Kali ini kita akan membahas sungai yang airnya berwarna hijau tosca dan dengan dinding bebatuan yang unik dan keren, yaitu santirah.

Santirah merupakan tempat wisata baru yang lagi hitz dikalangan para ngeTeng, karena memiliki keindahan alam yang unik serta berada di antara pesawahan hijau yang berbukit, santirah memiliki pesonanya sendiri, siapa sih yang tidak tergoda bermain air dengan airnya yang segar jernih dan pemandangan alam yang menyegarkan mata. tentunya kita semua sangat menyukainya, ketika jaman kita kecil saja sangat suka bermain air, apalagi ditambah tantangan yang bikin adrenalin kita melompat-lompat dan membuat kita merasa rilex.

Bagi yang belum tau santirah itu dimana, jangan khawatir sobat ngeTeng , kita bakal berbagin tips dan trick untuk dapat menikmati pesona alam yang indah ini. tentunya ala ngeTeng.



Santirah itu berada di Kabupaten Pangandaran, kecamatan parigi, tepatnya di desa selasari. lokasinya tidak terlalu jauh dengan wisata Citumang yang sudah terkenal lebih dahulu. aliran sungai santirah dan citumang merupakan satu aliran sungai, jadi sudah tentu airnya jernih berwarna hijau tosca, bikin penasaran dan gak tahan untuk nyemplung.

Bagi para ngeTeng yang hendak pergi ke santirah sebaiknya mempersiapkan peralatan renang dari rumah masing masing, dan sendal gunung. dan baju renang tapi gak apa-apa jika tidak ada baju renang pake baju biasa saja juga boleh kok. 

Santirah adalah sungai yang berair jernih hijau tosca yang memiliki beberapa Spot air terjun yang menambah indahnya sungai yang jernih bagai air mata surga. air terjun itu tingginya sekitar 2-3 meter, yang akan kalian temui sepanjang perjalanan mengarungi sungai santirah.

Dalam perjalanan menyusuri santirah kalian akan menemukan gua yang dialiri sungai santirah sepanjang 100 meter,dan kondisi gelap gulita, menegangkan sekaligus menyenangkan yang ada bukannya takut namun malah akan tertawa karena bahagia. didalam gua terdapat mata air yang dikenal dengan nama Santirah. ya nama santirah diambil dari mata air tersebut yang berada didalam gua, mata air tersebut keluar dari bebatuan dan bebatuan itu bentuknya menyerupai alat kelamin perempuan pada saat buang air kecil.sehingga dikenalah lah sungai tersebut dengan nama Santirah.



Jika perjalanan kalian dari bandung  dan menggunakan mobil pribadi kalian bisa menggunakan jalur bandung pangandaran, sampai dipangandaran anda menuju arah pantai wisata batu karas namun sebelum mencapai batu karas anda akan melewati desa cibenda nah disana ada papan petunjuk ke arah citumang, namun kalian bertanya saja arah ke santirah. masyarakat disana tidak segan untuk membantu dan mengantar sampai tempat tujuan.

Bagi kalian dari Jakarta, ada dua alternatif dapat menggunakan bus dari terminal rambutan yang langsung ke pangandaran atau dari terminal depok juga tersedia bus langsung ke pangandaran.
jika dari bogor memang belum tersedia bus yang langsung dari bogor pangandaran, anda bisa ke kampung rambutan terdahulu. jam keberangkatan bus ada 2 kali pagi pukul 06:00 dan pukul 07:00 dan dua kali malam sekitar pukul 18:00 dan 20:00 tapi sebaiknya jika berangkat pada waktu weekend diusahakan datang lebih awal agar tidak tertinggal atau tidak kebagian bangku, karena tidak ada sistem beli tiket terklebih dahulu, bayar di dalam bus sekitar -+ Rp 95.000 untuk AC -+ Rp 90.000 non AC.
 nama bus dari kampung rambutan yaitu Gapuraning Rahayu.

jika dari  terminal Depok ada bus Budiman dan keberangkatan sama seperti Bus di kampung rambutan namun harga bus sedikit lebih mahal Rp 100.000 sekali jalan. tips nya datang lebih awal juga agar kebagian bangku.

Sampai dipangandaran banyak cara untuk sampai di santirah bagi yang single Traveller atau ngeTeng sendiri dapat menyewa motor kepada masyarakat setempat. harganya sekitar -+ Rp 75.000 namun jika kalian banyakan lebih baik sewa Mobil saja plus supir disana yang sudah tau jalan -+ Rp 350.000 - 450.000 .

Untuk tiket masuk santirah sendiri  tidak ada, hanya biaya parkir, namun jika ingin body Rafting dikenakan biaya per orang -+ RP 125.000- Rp 175.000 tergantung high season. kadang jumlah untuk body raftingpun dibatasi karena banyaknya ngeTeng ers yang datang untuk menikmati pesona santirah yang Keren.




Share:

0 komentar